3 Contoh Tes Koran dan Cara Membaca Grafik Hitungan yang Baik

Contoh tes koran akan saya bahas langkap dengan cara membaca grafik hitungan yang baik dan benar.Istilah lain untuk psikotes ini adalah test pauli atau keapelin,tetapi semuanya hampir sama saja penjelasanya.

Contoh soal psikotes tes koran atau pauli memiliki beberapa jenis dengan cara mengerjakan yang berbeda dan penilaian yang berbeda juga.Saya akan bahas semuanya untuk anda pada artikel ini,silahkan anda simak baik-baik.


Contoh Soal Paikotes Tes Koran 



contoh tes psikotes koran atau pauli






Sebelum membahasnya lebih jauh lagi,saya ingin anda mengerti bahwa semua yang ada dalam artikel ini merupakan pengalaman pribadi saya selama beberapa tahun merantau.Jadi saya sempat menjumpai beberapa bentuk atau jenis soal seperti ini ketika psikotes kerja di berbagai perusahaan.

Jika anda lihat gambar diatas,itu adalah bentuk yang paling umum digunakan ( dan bentuk lainya juga hampir sama persis seperti itu ).


Tes Koran itu apa?

Ini adalah sebuah soal yang berisi deretan angka-angka yang harus anda kerjakan mengikuti instruksi HRD.

Test ini bertujuan untuk mengukur ketahanan mental seseorang.Jadi dengan test ini,ketahanan mental anda ( khususnya dalam mengatasi tekanan di dunia kerja ) akan terlihat dengan jelas.


Beda Test Koran,Pauli,Kreaplin itu apa?

Saya sudah sedikit menyinggungnya pada paragraf awal sebelumnya.Letak perbedaanya adalah :
  • Alur mengerjakanya ( dari bawah,atas dan dari samping )
  • Penilaian grafiknya
Kalau dilihat sepintas,SEMUA TEST tersebut SAMA SOALNYA ( ya berupa deretan angka saja ).Hanya 2 point itulah yang menjadi letak perbedaanya,itulah yang akan saya jelaskan lebih detail lagi pada artikel kali ini.

Contoh bentuk tes koran atau pauli atau kreplin antara lain sebagai berikut :


1. Bentuk Pengerjaan Dari Bawah ke Atas


Silahkan lihat gambar dibawah :


contoh psikotes koran dari bawah ke atas



Ini adalah bentuk YANG PALING UMUM digunakan.Jika anda perhatikan gambar diatas,proses mengerjakanya dari pojok kiri bawah dan bergeser ke sebelahnya sampai ada instruksi selesai dari HRD.

Mungkin untuk cara mengisinya anda sudah faham yaa,yang masih sedikit bingung mungkin bagian GRAFInya yaa? memang untuk jenis soal seperti ini GRAFIK ADALAH POINT TERPPENTING,dimana grafik yang bagus adalah grafik yang naik.

Yang menjadi pertanyaan adalah : Bagaimana membuat grafiknya supaya naik? Padahal ada " BATASAN WAKTU TIAP BARIS " bahkan untuk PINDAH KE BARIS lainya saja harus mengikuti instruksi dari HRD?

Berdasarkan pengalaman saya,ada sebuah TRIK atau cara untuk membuat grafik tes korang atau pauli menjadi naik,silahkan anda baca pada artikel ini :

BACA :



Mas,apakah nilai grafik untuk wanita dan laki-laki sama?

Bisa dikatakan IYA.Sama dalam artian ( bukan tingginya yaa ) melainkan grafiknya yang naik.Untuk tinggi hasil dari pengerjaanya,wanita atau perempuan memiliki ketinggian yang relatif lebih rendah ( jadi bisa dikatakan lebih mudah sedikit ).

Sedangkan untuk laki-laki,hitungan ketinggianya sedikit agak tinggi.Minimal seperempat atau kalau anda sanggup setengan dari tinggi baris soal.Baca saja artikel diatas untuk penjelasan lebih lanjut.


2. Bentuk Pengerjaan Dari Atas ke Bawah


Berikut gambar contohnya :


soal tes koran dari atas ke bawah


Jika anda lihat,hampir sama persis dengan yang dari bawah ke atas bukan? Memang bisa dikatakan hampir sama,yang beda hanya pengerjaan dan posisi grafiknya saja.Anda jangan terkecoh hanya karena bentuk pengerjaanya dibalik yaa!

Penilaian hitungan grafiknya masih sama persis dengan yang sebelumnya ( intinya hanya dibalik saja ).Jika yang model pertama grafiknya naik ke atas,yang model ini grafiknya turun kebawah ( kan dibalik ).

Supaya anda tidak bingung,silahkan anda coba kerjakan bentuk soal ini kemudian : KERTASNYA ANDA BALIK DIMANA KERTAS BAGIAN BAWAH MENJADI DI BAGIAN ATAS ( LIHAT DARI BELAKANG ),maka anda akan mengerti apa yang saya maksudkan dengan " dibalik saja ".


3. Bentuk Pengerjaan Dari Samping


Brntuk pengerjaan untuk yang ini dari samping yaa ( bisa dari samping kiri ke kanan ataupun sebaliknya ).Bentuk yang satu ini sedikit berbeda dimana :

" Hitungan penilaian antara laki-laki dan perempuan BERBEDA ".

Dari awal memang beda kan mas antara cewek sama cowok?

Memang benar,tetapi khusus pada bentuk yang ini " BUKAN GRAFIK YANG MENJADI PENILAIAN ".Lalu apa yang dihitung dan dinilai?

Untuk bentuk yang menyamping seperti ini,hitungan yang baik ada di " PANJANG SOAL YANG BISA ANDA KERJAKAN ".Semakin panjang soal yang bisa anda kerjakan per barisnya,akan semakin baik pula nilainya.

Lihat gambar berikut :


perhitungan tes koran model sari samping atau menyamping
standar perhitungan yang bagus untuk laki-laki atau cowok





perhitungan psikotes korang model ke samping
standar perhitungan untuk perempuan atau wanita


Sebenarnya sebelumnya sudah pernah saya bahas di artikel yang lain,tetapi akan saya perjelas disini.

- Untuk anda yang laki-laki : Panjangnya HARUS LEBIH DARI SETENGAHnya.

- Untuk anda yang perempuan : Minimal sekali harus setengah panjangnya,lebih panjang lebih bagus.

Jika memang anda bisa ( sudah belajar pada artikel yang saya berikan di link atas ),anda bisa membuatkan grafik juga disini.Jadi semakin ke bawah,anda mengerjakanya semakin panjang,ini akan jauh lebih bagus lagi untuk penilaian anda nantinya.

BACA :



Tiga jenis itulah yang sangat sering keluar ketika psikotes kerja berlangsung.Anda bisa mempelajari atau belajar mengerjakan untuk kertiga jenis atau bentuk diatas supaya anda lebih faham dan mengerti lagi.


TAMBAHAN :

Setelah anda mengerti bentuknya dan bagaimana cara mengerjakan denganbgrafik yang bagus,apa langkah selanjutnya?

- Silahkan anda download blangko kosong ( contoh soal test koran ) yang banyak di google,kemudian print atau cetak menjadi beberapa lembar dan mulailah mencoba mengerjakan dengan panduan yang sudah saya tuliskan di beberapa artikel saya yang lainya.

Lakukan sampai anda benar-benar mahir dalam membuat grafik yang bagus atau naik tapi dengan laur yang natural atau alami.


Demikian pembahasan tentang contoh tes koran untuk psikotes kerja dengan cara mengerjakan soal serta membaca grafik perhitungan yang baik itu bagaimana.Semoga bisa membantu anda.Terimakasih telah membaca,see uu.

1/05/2019 - tanpa komentar

Related Posts

0 komentar untuk 3 Contoh Tes Koran dan Cara Membaca Grafik Hitungan yang Baik.

Maaf baru bisa online kembali,silahkan berkomentar jika komentar anda belum terbalas beberapa waktu yang lalu ( saya akan membantu menjawabnya ).


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar