Mencari pekerjaan di era digital memang terasa lebih mudah dibandingkan dulu. Kamu tidak perlu lagi datang ke perusahaan satu per satu hanya untuk menyerahkan CV. Cukup dengan ponsel atau laptop, kamu sudah bisa melamar puluhan lowongan dalam satu hari. Salah satu platform paling populer di Indonesia untuk mencari kerja adalah JobStreet.
Namun meskipun terlihat sederhana, masih banyak pencari kerja yang belum benar benar memahami cara melamar kerja dari JobStreet dengan tepat sehingga lamaran mereka jarang mendapatkan respon. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang cara melamar kerja dari JobStreet agar peluang kamu dipanggil interview semakin besar.
Mengapa JobStreet Menjadi Platform Favorit Pencari Kerja
JobStreet sudah lama dikenal sebagai salah satu portal lowongan kerja terbesar di Asia Tenggara. Ribuan perusahaan dari berbagai bidang aktif memasang lowongan setiap hari. Mulai dari perusahaan rintisan, UMKM, hingga perusahaan multinasional. Inilah alasan mengapa banyak pencari kerja menjadikan JobStreet sebagai pilihan utama.
Keunggulan lain dari JobStreet adalah sistem pencocokan antara profil pelamar dengan kebutuhan perusahaan. Jika profil kamu diisi dengan baik dan sesuai dengan posisi yang dilamar, peluang untuk muncul di pencarian HRD akan semakin besar. Oleh karena itu, memahami cara melamar kerja dari JobStreet tidak hanya soal menekan tombol lamar, tetapi juga soal bagaimana membangun profil yang kuat dan relevan.
Persiapan Awal Sebelum Melamar Kerja di JobStreet
Sebelum kamu mulai mengirimkan lamaran, ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan. Langkah ini sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan kesan pertama di mata perekrut.
Menyiapkan CV yang Menarik dan Relevan
CV adalah senjata utama kamu. Pastikan CV kamu sudah diperbarui dengan pengalaman terbaru, keterampilan yang relevan, dan pencapaian yang bisa menarik perhatian HRD. Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas. Hindari informasi yang tidak berkaitan dengan posisi yang kamu lamar.
Jika kamu melamar sebagai admin, tampilkan kemampuan mengelola data, komunikasi, dan penggunaan aplikasi perkantoran. Jika melamar di bidang kreatif, tunjukkan portofolio atau hasil karya yang pernah kamu buat. CV yang relevan akan membuat proses cara melamar kerja dari JobStreet kamu lebih efektif.
Menyiapkan Email Profesional
Meskipun JobStreet memiliki sistem internal untuk melamar, email tetap menjadi identitas profesional kamu. Gunakan alamat email dengan nama asli, bukan nama yang terdengar tidak formal. Hal ini akan memberikan kesan bahwa kamu serius dan profesional dalam melamar pekerjaan.
Membuat Akun JobStreet yang Optimal
Setelah persiapan awal selesai, langkah berikutnya adalah membuat akun atau memperbarui profil JobStreet kamu.
Isi semua bagian profil dengan lengkap. Mulai dari data diri, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, hingga keahlian. Semakin lengkap profil kamu, semakin besar peluang profil tersebut direkomendasikan kepada perusahaan.
Gunakan deskripsi diri yang singkat namun kuat. Ceritakan secara ringkas siapa kamu, apa keahlian utama kamu, dan jenis pekerjaan apa yang sedang kamu cari. Jangan lupa gunakan bahasa yang sopan dan profesional, tetapi tetap terasa natural.
Di sinilah pentingnya memahami cara melamar kerja dari JobStreet sebagai sebuah proses, bukan sekadar aktivitas sekali klik. Profil yang kuat akan bekerja untuk kamu bahkan saat kamu tidak sedang aktif melamar.
Cara Mencari Lowongan yang Tepat dan Sesuai
Banyak pencari kerja melakukan kesalahan dengan melamar semua lowongan yang terlihat menarik tanpa mempertimbangkan kecocokan. Padahal, melamar secara selektif justru bisa meningkatkan peluang dipanggil.
Gunakan fitur pencarian di JobStreet untuk memfilter lowongan berdasarkan lokasi, gaji, bidang pekerjaan, dan tingkat pengalaman. Baca deskripsi pekerjaan dengan teliti. Perhatikan kualifikasi yang dibutuhkan dan tanggung jawab yang akan kamu jalani.
Jika sebagian besar kualifikasi sesuai dengan kemampuan kamu, maka lowongan tersebut layak untuk dilamar. Dengan cara ini, proses cara melamar kerja dari JobStreet kamu akan lebih terarah dan tidak membuang energi.
Langkah Praktis Melamar Kerja di JobStreet
Setelah menemukan lowongan yang sesuai, kamu bisa langsung menekan tombol lamar. Namun, sebelum benar benar mengirimkan lamaran, periksa kembali beberapa hal penting.
Pastikan CV yang terunggah adalah versi terbaru. Jika perusahaan meminta dokumen tambahan seperti surat lamaran atau portofolio, unggah sesuai format yang diminta. Perhatikan juga kolom pesan tambahan jika tersedia. Gunakan kesempatan ini untuk menulis kalimat singkat yang menunjukkan ketertarikan kamu pada posisi tersebut.
Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal bisa menjadi pembeda antara lamaran kamu dan ratusan lamaran lainnya.
Strategi Agar Lamaran Kamu Cepat Dipanggil
Banyak orang sudah memahami cara melamar kerja dari JobStreet secara teknis, tetapi masih jarang mendapatkan panggilan. Di sinilah strategi lanjutan diperlukan.
Melamar di Waktu yang Tepat
Waktu melamar juga berpengaruh. Biasanya, lowongan yang baru dipasang akan lebih sering dilihat oleh HRD. Cobalah melamar di pagi hari atau di hari kerja, karena pada waktu tersebut perekrut lebih aktif memeriksa lamaran masuk.
Menyesuaikan CV dengan Setiap Lowongan
Jangan gunakan satu CV untuk semua lowongan. Sesuaikan isi CV kamu dengan posisi yang kamu lamar. Ubah bagian ringkasan dan pengalaman kerja agar lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Dengan cara ini, HRD akan merasa bahwa kamu benar benar memahami posisi yang ditawarkan dan serius melamarnya.
Aktif Memperbarui Profil
JobStreet sering menampilkan profil yang aktif dan terbaru di hasil pencarian HRD. Luangkan waktu untuk memperbarui profil kamu, meskipun hanya menambahkan satu keterampilan baru atau memperbaiki deskripsi diri.
Aktivitas kecil ini bisa meningkatkan visibilitas profil kamu di mata perekrut.
Kesalahan Umum yang Harus Kamu Hindari
Dalam proses cara melamar kerja dari JobStreet, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pencari kerja.
Salah satunya adalah mengirim CV dengan format berantakan atau sulit dibaca. Kesalahan lain adalah tidak membaca deskripsi pekerjaan dengan teliti, sehingga melamar posisi yang sebenarnya tidak sesuai dengan latar belakang kamu.
Hindari juga penggunaan bahasa yang terlalu santai atau tidak profesional, baik di CV maupun di pesan tambahan. Ingat, kesan pertama sangat menentukan.
Membangun Mental dan Konsistensi dalam Melamar
Mencari kerja adalah proses yang membutuhkan kesabaran. Jangan berkecil hati jika belum mendapatkan panggilan dalam waktu singkat. Tetap konsisten melamar, memperbaiki CV, dan meningkatkan keterampilan kamu.
Gunakan waktu luang untuk belajar hal baru yang relevan dengan bidang pekerjaan yang kamu incar. Sertifikat online, kursus singkat, atau proyek kecil bisa menjadi nilai tambah yang menarik di mata HRD.
Semakin kamu berkembang, semakin besar pula peluang kamu untuk sukses dalam cara melamar kerja dari JobStreet dan platform lainnya.
Penutup
Melamar kerja melalui JobStreet bukan hanya soal mengirim CV, tetapi tentang bagaimana kamu mempresentasikan diri secara profesional di dunia digital. Dengan memahami dan menerapkan cara melamar kerja dari JobStreet secara menyeluruh, kamu sudah satu langkah lebih maju dibandingkan banyak pencari kerja lainnya.


Posting Komentar