7 Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil [+solusi lengkap]

Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil perusahaan bukan hanya kesalahan dalam menulis surat lamaranya,tetapi bisa jadi karena ada masalah dalam pabrik tersebut.Lalu bagaimana mengatasinya dan solusi terbaiknya bagaimana,akan saya ulas selengkap mungkin untuk kalian semua.

Mengatasi tidak adanya panggilan kerja setelah mengirimkan banyak lamaran kerja sebenarnya tidak terlalu susah,asalkan kalian benar-benar sungguh-sungguh dalam melakukanya.Silahkan dibaca baik-baik,mungkin ada poin dibawah yang terlewatkan oleh kalian sehingga berkas yang kalian kirimkan mangkrak dan tidak membuahkan hasil.

Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil dan bagaimana solusinya

Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil


Dalam menyeleksi berkas calon karyawan baru,ada banyak kriteria yang menjadi acuan para HRD dalam proses penyaringan calon pekerja mereka.Itulah pentingnya kesesuaian persyaratan dengan pribadi kalian masin - masing.

Jadi,selain syarat yang kalian berikan sesuai,harus ada beberapa point tambahan atau nilai plus untuk menarik hati hrd supaya kalian bisa tersaring menjadi calon pekerja mereka,walaupun kedepanya kalian akan menjumpai proses tes yang panjang dengan banyak persaingan tentunya.Tetapi paling tidak berkas yang kalian kirimkan membuahkan hasil.

Ada beberapa kesalahan kecil yang sering terlewatkan oleh para pencari kerja dalam mengemas berkas mereka selain beberapa faktor lainya tentunya.Dan apa saja itu?silahkan di simak baik - baik :

  Salah pilih - pilih tempat untuk melamar pekerjaan

  Maksudnya bagaimana?

Jika ada lowongan di 3 tempat yang berbeda,dan dengan pertimbangan budget yang minim,saya yakin pasti kalian memilih tempat yang memiliki gaji besar?benar begitu bukan?itulah letak kesalahan kalian,kenapa bisa salah?

Karena ada banyak sekali yang mencari pekerjaan,dan mereka pun pemikiranya seperti itu,dengan begitu,jumlah pesaing kalian akan sangat banyak.Lalu kenapa memangnya jika ada banyak pesaing?

Penjelasanya seperti ini : jika satu perusahaan membutuhkan 10 orang karyawan baru,pasti mereka tidak akan memanggil 10 orang bukan?pasti jumlahnya lebih besar untuk menjaring,manakah diantara kalian yang paling layak.TETAPI ada batas maksimalnya untuk jumlah peserta yang bisa mengikuti.

Tidak mungkin hanya butuh 10 mereka akan memanggil 1000 orang,sebenarnya memang lebih banyak lebih baik,tetapi yang menjadi bahan pertimbangan adalah tempat tes nya apakah muat?dan lagi butuh waktu lama untuk memproses orang sebanyak itu.

Jadi menurut saya,jika ada kesempatan di banyak tempat,silahkan pilih yang persainganya sedikit.Loh mas,persaingan sedikit tandanya PT nya kurang bagus dong,memang iya,tetapi itu lebih baik daripada kalian menganggur terus menerus.Nanti kalau sudah bekerja,silahkan sambil mencari tempat yang lebih bagus.

Dan setelah menemukan tempat yang lebih bagus,dan kalian sudah dinyatakan lulus bekerja,baru ajukan surat pengunduran diri kalian ke pihak perusahaan.

Usaha yang dilakukan masih kurang

Jika kalian tipe yang tidak terlalu memilih tempat bekerja,coba berfikir sejenak,sejauh mana usaha yang sudah kalian lakukan utntuk mencarinya.Apakah sudah melakukan ini :
  • Sebar surat lamaran ke banyak pekerjaan
  • Sebar lamaran via email
  • Datangi berbagai perusahaan secara langsung
  • Datangi tempat penyalur kerja yang terpercaya
  • Boleh menggunakan orang dalam ( wajib yang terpercaya )
  • Titipkan informasi ke banyak teman ( jika ada lowongan,minta untuk dikabari )
  • Cari informasi di internet dan media sosial
  • Minta doa orang tua
  • Berdoa lah
Jika hanya beberapa langkah saja yang kalian lakukan,jangan terlalu banyak berharap,karena ribuan pelamar lainya mungkin melakukan langkah yang lebih lengkap daripada yang saya tulis.

Dari beberapa hal yang saya tulis diatas,apakah sudah kalian lakukan semua?jika belum,STOP mengeluh dan menyalahkan keadaan,karena masalahnya terletak apada diri anda sendiri.Jika semua sudah di lakukan,silahkan lanjut membaca.

Berkas yang dikirim menyalahi aturan

Disini yang biasanya menjadi sebuah " dilema " ketika keinginan mendaftar sangat besar tetapi terhalang kriteria yang sudah tidak memenuhi kualifikasi ( umur sudah tua,lulusan tidak sesuai,status tidak sesuai,sertifikat tidak punya,dll ) alhasil kalian dengan cara " curang " memanipulasi dokument tersebut.

Memang ada beberapa orang yang sukses dengan cara ini,tapi bagi saya mereka hanya " beruntung " saja.Karena jika ketahuan,akibat atau konsekuensinya besar ( hotel prodeo ) bisa jadi tempat tinggal kalian nanti.

Jadi saran saya,jangan gunakan langkah ini,karena jika mendapati HRD yang memiliki pengetahuan lebih,hasilnya adalah : sia - sianya berkas yang sudah susah payah kalian buat dan mubazirnya uang yang kalian keluarkan untuk itu semua.

Kuota perusahaan sudah penuh

Masalah selanjutnya adalah kuota lowongan yang ada sudah terpenuhi,maksudnya seperti ini : jika suatu perusahaan membutuhkan 100 orang karyawan baru,tidak mungkin akan menerima 101 orang,yang 1 orang nanti akan di tempatkan dimana?Tetapi untuk menyaring 100 orang itu,HRD akan memanggil paling tidak 200 orang bahkan lebih untuk menyaring mana yang terbaik.

Jika kalian mengirimkan lamaran pekerjaan pada sebuah perusahaan dan tidak ada panggilan,mungkin jumlan pelamar melebihi batas " maksimal " untuk sebuah seleksi pekerjaan.Masa iya hanya butuh 5 orang karyawan baru,harus memanggil 1000 orang untuk mengikuti seleksi,kasihan mereka-mereka nya nanti.

Untuk mengatasi itu,hal yang bisa kalian lakukan hanya satu :
  • Daftar lah se cepat mungkin,dan jangan menunda-nunda.
Jadi jika kalian mendengar ada sebuah lowongan kerja,langsung bergegaslah datang ke sana,sebelum kuota jumlah peserta yang berhak ikut tes terpenuhi.

Berkas lamaran yang dikirimkan salah

Pentingnya berkas lamaran terkadang malah disepelekan untuk para pelamar kerja,karena dengan berkas itulah para penyeleksi akan menyaring kalian-kalian semua,siapa yang layak dan siapa yang tidak layak.

Mengingat pentingnya hal ini,perhatikan hal di bawah :
  • Kelengkapan berkas harus sesuai dengan yang diminta.
  • Perhatikan keabsahan berkas ( legalisir ).
  • Perhatikan tanggal kadaluarsa suatu berkas.
  • Biodata diri harus masuk kualifikasi ( umur,lulusan,tinggi badan ) harus sesuai dengan permintaan.
  • Susunan berkas dan tulisanya usahakan rapi,jangan acak-acakan.

Waktu pengiriman salah

Ada 2 jenis waktu kirim yang saya ketahui :

- Saat setelah mengetahui ada lowongan di suatu perusahaan
- Asal saja hanya mengadu nasib ( pokoknya lamaran jadi kasihkan pos )

Untuk yang pertama,pastikan dahulu itu informasi kapan terbitnya,memang masih baru atau sudah lama,dan kategori lama disini menurut saya 2 minggu,jika lebih dari itu,pelamar sudah banyak dan sangat bertumpuk.

Yang sering terjadi adalah,banyak para pencari kerja,begitu mendengar suatu perusahaan membuka kesempatan,langsung saja mengirimkan berkas mereka,memang tidak salah,namanya juga usaha.Tetapi jika info itu sudah lama,itu hanya akan sia - sia saja,karena PT sudah memiliki stok banyak dimana sebelum kalian,sudah ada yang mendahului.

Pastikan informasinya masih baru,dan segeralah daftar.

Dan masalah kedua merupakan masalah yang saya sendiri sering hadapi dahulu.Saya sering melakukan sending berkas pada waktu yang bisa dikatakan " sesuka saya " tanpa peduli apakah PT itu buka lowongan atau tidak.

Jika memang kalian juga seperti ini,saran saya adalah : usahakan sending berkas ke PT yang sistem kontaraknya pendek.Klain bisa cari info ke beberapa teman atau media sosial untuk hal ini.Karena untuk PT yang sistem kontraknya pendek,secara logika juga pasti akan sering membuka lowongan untuk mengganti mereka - mereka yang habis masa kontraknya.

Perusahaan dengan sistem orang dalam

Ini terkadang yang membuat kesal,jadi dalam perusahaan tersebut masih menggunakan sistem " bawaan orang dalam ".Jadi yang bekerja yang tidak jauh jauh dari hubungan saudara mereka.Kalian harus tahu informasi ini supaya kalian tidak sia - sia untuk mendaftarkan diri.

Tetapi biasanya sistem ini hanya silakukan pada perusahaan yang bisa dikatakan menengah kebawah.Jika perusahaan tersebut benar - benar bonafid,saya rasa tidak akan menggunakan cara ini.Karena biasanya pihak petinggi PT tersebut akan memberikan sangsi keras jika terdapat karyawanya yang main curang seperti ini.

Demikian pembahasan tentang Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil di perusahaan yang kalian incar,semoga bisa sedikit menambah wawasan kalian semua dan mengobati rasa galau kalian.Terimakasih sudah membaca,see uu.


1/20/2018 - tanpa komentar

0 komentar untuk 7 Penyebab Lamaran kerja tak kunjung dipanggil [+solusi lengkap].

Jika komentar tidak terlihat,klik - perlihatkan semua komentar - dibawah,tunggu beberapa saat kemudian kembali ke halaman ini.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar

Advertaismente